Windscok – Penandah Arah Angin

Call for Price

Hapus
SKU: N/A Kategori:

Deskripsi

Windscok – Penandah Arah Angin

Windscok – Penandah Arah Angin adalah sebuah kain berbentuk silinder mengerucut disatu ujungnya, diterjemahkan secara bebasnya sebagai sarung angin. Sebutan lain dalam bahasa Indonesia yang sering didengar di lapangan adalah dengan sebutan kondom udara atau kondom angin. Bentuknya memang seperti kondom namun berlubang di dua ujungnya.

Fungsi windsock adalah sebagai penanda arah angin dan relatif kecepatan angin. Terkadang windsock tidak dilengkapi pengukur kecepatan angin (anemometer). Kecepatan angin hanya bisa dilihat secara perkiraan kasar yakni dari sudut relatif windsock terhadap tiang mounting. Jika angin rendah maka windsock terkulai dan angin kencang maka windsock lurus horizontal.

Pemasangan windsock selalu ditempatkan di daerah yang tinggi, di area-area yang dilalui angin dan mudah dilihat dari arah manapun. Windsock dibuat dengan warna mencolok/menyala agar dapat dilihat baik pada siang maupun malam hari. Warna windsock umumnya oranye dengan strip berbahan memantulkan cahaya. Arah angin yang ditunjukkan windsock akan berkebalikan dengan arah datangnya angin. Misal windsock berkibar mengarah ke barat maka angin menunjukkan datang dari arah timur.

Bandar udara wajib dilengkapi dengan alat penanda arah dan kecepatan angin atau windsock. Alat yang memiliki warna menyolok ini wajib ditempatkan di area terbuka yang dapat terlihat langsung oleh pilot pesawat.

Kita dapat lihat di lapangan ada beragam ukuran windsock, ada yang ukuran kecil, ada yang sedang dan ada yang berukuran besar. Sampai saat ini belum ada standar dari SNI (Standar Nasional Indonesia) mengenai spesifikasi dan ukuran windsock.

Mengacu ke standar FAA (Federal Aviation Administration) dan ICAO (International Civil Aviation Organization) menyebutkan spesifikasi bahan dan ukuran windsock. Jika dari bahan, fungsi windsock harus dapat mengembang penuh pada kecepatan angin 15-knot atau setara dengan 28 km/jam (17mph). selain itu fungsi windsock dapat berubah arahnya mengikuti besar kecepatan angin pada 3-knot atau setara dengan 5,6 km/jam (3,5 mph). secara umum letak jahitan harus pada posisi jam 9 dan jam 3.

FAA dan ICAO mensyaratkan penempatan windsock bebas hambatan/penghalang dalam jarak radius 25 meter dari benda tegak berdiri (misal: bangunan, atap bangunan, pohon). Jika ada penghalang maka perlu dilakukan pemasangan windsock dengan tiang yang lebih tinggi. Tinggi tiang adalah 3, 4,8 dan 6 meter.

Windsock berdasarkan FAA (AC 150/5345-27D) dan ICAO (Annex 14) ditetapkan dalam tiga spesifikasi yang berbeda sebagai berikut:

Ukuran-1, panjang 8’ (2,5 meter) dengan diameter pangkal 18” (0,45 meter).

Ukuran-2, panjang 12’ (3,6 meter) dengan diameter pangkal 36” (0,9 meter).

Informasi Tambahan

Berat N/A
Ukuran

Ø45 cm, Ø50 cm, @60 cm, Ø90 cm

Warna

Kombinasi Orange – Putih, Kombinasi Merah – Putih, Orange, Merah

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Windscok – Penandah Arah Angin”
%d blogger menyukai ini: